Kopi yang Itu

Es sudah mencair. Mengaburkan rasa pahit. Tetapi, kau tak berhenti menyesapnya. Seolah lidah tak lagi peduli akan rasa.

Kutulis sebuah surat kepada Sukab –manusia sialan yang merasa hidupnya paling menyedihkan di dunia ini karena penolakan Alina– yang sedang tersenyum kecut usai memberikan bunga kepada Istrinya. Sang Istri terheran-heran dibuatnya, meski rasa itu akhirnya kalah dengan kegirangannya. Bertahun-tahun menjadi tukang bunga, baru kali ini Suaminya membawa pulang barang dagangan dan mempersembahkan langsung kepadanya.

Istri si Sukab terlalu polos. Andai dia punya naluri untuk curiga, pasti manusia sialan itu dibuat kikuk mencari jawaban. Beruntung sang Istri bukanlah Detektif Conan yang selalu mencari sebab sebelum menyimpulkan akibat. 

“Bunga itu bukan untukmu,” aku berusaha teriak memberi tahu apa yang sebenarnya terjadi. Sayangnya, selain polos, telinga kanan Istri si Sukab penuh dengan kotoran. Teriakanku hanya terdengar seperti dengungan nyamuk baginya.

Asap mengepul dari asbak di samping gelas kopi yang itu. Sumbernya adalah kretek yang dibiarkan menyala oleh seorang pria. Mungkin dia terlalu fokus merangkai kata sebelum diucapkan. Dua jam terlewati, kata itu tak kunjung jadi untaian. Dasar pria bodoh!

Aku bukan Sukab yang mampu melupakan bagaimana sakitnya ditolak Alina. Kemudian mencari pasangan baru, lalu dengan gagah berani berbuat curang. Aku tidak brengsek seperti dia.

Meski tidak brengsek, tapi aku adalah orang yang menyimpan kedengkian. Doaku selalu yang terbaik untuk perempuan itu. Tetapi kau jangan terlena, karena masih ada doa di belakang yang tak perlu kau tahu. Yang pasti, doa itu berbau kedengkian.

Iklan

Tentang Riki Ilham Rafles

Bek sayap kanan yang suka membantu serangan dalam diam.
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s